PSSI Jelaskan 3 Alasan Gagal Penuhi Deadline KLB

Add caption
Juru bicara PSSI Eddy Elison mengatakan setidaknya ada tiga alasan mengapa PSSI tidak bisa memenuhi deadline, terkait tuntutan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang disampaikan kepada PSSI.

"Pertama, PSSI sedang libur Natal dan tahun baru hingga 2 Januari 2012 mendatang," kata Eddy, dikutip dari situs resmi PSSI, Kamis (29/12).

Yang kedua, lanjutnya, saat ini ada tiga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang sedang berada di luar negeri. Padahal, salah satu syarat yang harus dilakukan untuk bisa menggelar KLB sesuai aturan main, harus didahului persetujuan Exco melalui rapat yang dilakukan.

"Ketiga, belum dibentuk tim verifikasi, yang nantinya akan bertugas memastikan apakah permintaan KLB itu benar-benar datang dari klub anggota atau bukan," tegas Eddy.

Ditambahkannya, PSSI dipastikan akan memperhatikan desakan KLB yang sudah diterima. Hanya saja, harus melalui mekanisme yang benar. Selain itu, ia pun meminta kepada pihak-pihak yang menginginkan KLB untuk bersabar, sembari menunggu proses yang akan dijalankan PSSI.

Mengenai ancaman yang dilontarkan salah seorang penggagas KLB akan mengambil alih PSSI sekiranya deadline yang jatuh pada Rabu (28/12) tidak digubris, Eddy mempersilahkan. Hanya saja, ia memastikan, hal tersebut sebagai tindakan anarkis, selama tidak mendapat persetujuan dari FIFA.

Sebelumnya, Ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) Tony Apriliani mengatakan, hingga batas waktu yang ditentukan 28 Desember 2011, pihaknya tidak mendapatkan jawaban dari PSSI sehingga KPSI memutuskan mempersiapkan Kongres Luar Biasa (KLB).

"Kami sudah coba menghubungi Direktur Organisasi PSSI, Sekjen PSSI dan Ketua Umum PSSI. Namun sampai hari terakhir batas waktu semua teleponnya tidak aktif," ungkap Tony Apriliani kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/12).

Tony memaparkan kronologis bahwa pada 23 Desember lalu, PSSI telah menerima bundel berkas tuntutan ke-452 anggota PSSI yang menyampaikan mosi tak percaya dan menuntut digelarnya KLB akibat PSSI banyak melakukan pelanggaran Statuta.

Bundel berkas tersebut dipastikan telah diterima oleh Sekjen Tri Goestoro dan diteruskan kepada Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. Ia menuturkan, KPSI yang mengemban amanah dari 452 anggota PSSI tentang mosi tak percaya, menunggu respons dari PSSI hingga 28 Desember 2011. Namun hingga jatuh tempo yang ditentukan, PSSI tetap bungkam.

Terkait dengan jatuh tempo tersebut, lanjutnya, maka KPSI segera mempersiapkan Kongres tahunan PSSI yang akan digelar pada 21 Januari 2011 untuk membentuk Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan guna menuju Kongres Luar Biasa di Surabaya pada 6 Maret 2011 yang akan menyusun kembali kepengurusan PSSI yang kredibel dan dapat mematuhi Statuta FIFA dan PSSI.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Products

Test Footer

WordPress Themes